Pemkab Kukar Terima 25 Paket APD dari Anggota DPR RI Budisatrio Djiwandono

img

(Penyerahan APD dari Anggota DPR RI dari Partai Gerindra)


TENGGARONG, Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah yang juga merupakan Ketua Gugus Tugas Percepatanan Penanganan Covid-19 Kukar, Rabu 12 Agustus 2020 menerima 25 paket Alat Pelindung Diri (APD) dari Anggota DPR RI dari Partai Gerindra yang berasal dari Dapil Kalimantan Timur Budisatrio Djiwandono.

Penyerahan secara simbolis dilangsungkan di RSUD AM Parikesit Tenggarong, dimana proses penyerahan diwakilkan oleh Alif Turiadi kader Partai Gerindra yang merupakan Wakil Ketua DPRD Kukar didampingi seluruh anggota Fraksi Gerindra DPRD Kukar.

Edi Damansyah dalam kesempatan itu menyampaikan rasa terimakasih, atas pemberian APD, yang mana APD tersebut kemudian langsung diserahkan kepada rumah sakit, untuk nanti dipakai para tenaga medis.

“Atas nama Pemkab Kukar dan selaku Ketua Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Budisatrio Djiwandono, anggota DPR RI dapil Kaltim,” papar Edi Damansyah.

Dikatakan Edi Damansyah bahwa APD sangat dibutuhkan tim medis secara khusus berkaitan dengan pelayanan saudara saudara yang terkonfirmasi positif Covid 19 yang dirawat dirumah sakit.” APD bagian kelengkapan yang harus terpenuh secara standar didalam tim medis dalam melakukan pelayanan pasien psoitif Covid-19,” katanya.

Menurut Edi Damansyah, sosok Budisatrio didalam pelaksanaan tugas mewakili Kaltim, kiprahnya cukup banyak , tidak hanya pemberian APD. Beberapa peralatan pertanian juga diperjuangan, bagian dari aspirasi  selaku anggota DPR RI

“Kami menyampaikan terimakasih, kami pun terbuka pada semua pihak terkait yang akan memberikan bantuan APD kepada pemerintah Kukar, “tandasnya.

Sementara Alif Turiadi pengurus Partai Gerindra Kukar menyatakan, bantuan APD yang diserahkan bagian dari komit terhadap upaya bersama dalam penanganan Covid-19 di Kukar.”Kita menyadari bahwa covid-19 belum ada obatnya, maka kita bangun kesadasaran masing masing, imbauan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan, jangan sampai masyarakat menjadi korban Covid-19, perkembagan terakhir peningkatan Covid-19 dalam sehari di Kaltim capai 119 kasus positif,” ungkapnya.(awi/kik)